Hindari Miskomunikasi dan Tingkatkan Keterampilan Berkomunikasi, PT. Pamapersada Nusantara Support Pelatihan Public Speaking

img

 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUTIM- Mengetahui teknik serta ilmu publik speaking yang baik, tertata dan benar akan meningkatkan keterampilan seseorang dalam berkomunikasi ataupun pada saat memberikan informasi penting lainnya.

Melihat pentingnya hal ini, PT Pamapersada Nusantara dan PT Kaltim Prima Coal (KPC)   berkolaborasi bersama Komunitas Bengalon Bersedekah untuk menyelenggarakan Public Speaking Training pada Sabtu (25/2/2023).

Kegiatan yang terlaksana di Aula Sepaso Kantor BCRD PT KPC ini diikuti sebanyak 31 peserta. Secara keseluruhan, mereka yang mengikuti pelatihan ini berlatar belakang Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala desa, staff desa, usaha mikro kecil menengah, petani dan ibu rumah tangga.

Tujuan dari pelatihan ini tidak lain untuk penguasaan diri ketika para peserta ada disituasi berhadapan dengan publik. Sebab kemampuan dan karakteristik yang dimiliki akan mengubah seseorang menjadi pembicara berkualitas.

Selain itu, pelatihan ini digelar juga atas dasar masih banyaknya keterbatasan pengetahuan dalam proses menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Dengan begitu, tidak terjadi lagi adanya kesalahpahaman dalam penyampaian informasi.

Dalam sambutannya dalam kegiatan ini, Yuliana Dalle menyampaikan bahwa ilmu public speaking ini sangat penting dimiliki seseorang. Maka itu, pihaknya mendukung adanya kegiatan yang sangat positif ini untuk meningkatkan kemampuan para peserta.

"Saya rasa ilmu ini sangat penting dimiliki siapa saja, sehingga saya mengundang Ibu Zulfa sebagai pemateri untuk datang mensharingkan pengetahuannya tentang teknik public speaking kepada peserta di Kecamatan Bengalon," ungkap, wanita yang akrab disapa Bunda Anna ini.

Sementara itu mewakili Management PT PAMA dan PT KPC, HCGS Section Head PT PAMA Joshua Dewa Gede menjelaskan bahwa setiap konflik yang terjadi itu karena adanya miskomunikasi antara kedua belah pihak.

"Saya yakin, setiap konflik yang terjadi bahkan perang sekalipun, terjadi karena adanya miskomunikasi," tuturnya.

Sehingga, perlu bagi seseorang untuk dapat menguasai teknik publik speaking yang baik agar tidak terjadi miskomunikasi ataupun kesalahpahaman. "Kita tidak ingin terjadi kesalahpahaman. Pastinya, pesan yang disampaikan dan diterima orang lain bisa dipahami dengan baik," terangnya.

Ditempat yang sama, Manager BCRD PT KPC Syahruldin tegas mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan kolaborasi dan memberi dukungan lainnya apabila hal itu dirasa merupakan kegiatan positif bagi sumber daya manusia (SDM) di Kutai Timur.

“PT KPC  beserta PAMA tentunya akan selalu berkolaborasi dalam memberikan dukungan disetiap kegiatan positif apalagi menambah ilmu untuk masyarakat di Kecamatan Bengalon," tegasnya.

"Kita harap kerja sama yang baik antara komunitas berkah, KPC dan Bengalon dapat terus terjalin dengan baik. Supaya, pengetahuan dan keahlian masyarakat Bengalon akan semakin meningkat. Khususnya, dalam Public Speaking," sambungnya.(nda)